Showing posts with label Makanan... Nyam nyam.... Show all posts
Showing posts with label Makanan... Nyam nyam.... Show all posts

Sunday, 10 June 2012

Fudge Brownie

Jalan2 ke allrecipe.com, ketemu resep yg satu ini. Karena begitu banyak review positif, saya merasa ini patut dicoba. Berikut resepnya...

Jejeran brownies dengan keju panggang
Ingredients
115 g butter (bisa pake margarin atau butter)
200 g white sugar (klo bisa gula pasir halus/ gula castor/ gula pasir biasa yg diblender)
2 eggs
5 ml vanilla extract (saya ganti dengan vanili bubuk, secara ga ketemu yg cair)
30 g unsweetened cocoa powder
60 g all-purpose flour (saya pake low protein/ kunci biru)
2 g salt
1 g baking powder

Choco frosting
45 g butter, softened
15 g unsweetened cocoa powder
15 ml honey
5 ml vanilla extract
120 g confectioners' sugar

Directions
1. Preheat oven to 350 degrees F (175 degrees C). Grease and flour an 8 inch square
pan.
Nyalakan oven dengan suhu 175 derajat Celcius. Beri loyang dengan mentega dan tepung. Saya pake loyang cupcake, jadi tinggal taroh papercup di sana. Oven saya set dengan api atas-bawah. Pernah bikin api bawah saja, bakarnya luamaaaaaa banget.
 
2. In a large saucepan, melt 1/2 cup butter. Remove from heat, and stir in sugar, eggs,
and 1 teaspoon vanilla. Beat in 1/3 cup cocoa, 1/2 cup flour, salt, and baking
powder. Spread batter into prepared pan.
Lelehkan mentega dalam panci dengan menggunakan api kecil atau pake teknik au bain marie/ double boiler. Agar lemak mentega tidak pecah. Matikan jika sudah leleh sempurna, aduk rata gula, telur, dan vanila (cukup pake balloon whisk, usahakan tidak pake mixer karena takutnya nti adonan ngembang, ini kan brownie bukan bolu). Kocok cocoa powder, tepung, dan baking soda. Tuang adonan ke dalam loyang

3. Bake in preheated oven for 25 to 30 minutes. Do not overcook.
Panggang selama 25 sampe 30 menit. Jangan overcook karena bakalan berminyak. Pastikan oven sudah panas saat adonan dimasukkan ke dalam oven. Saya menggunakan cup kertas mini (bukan yang standar cupcake, waktu memasaknya sekitar 10 sampai 15 menit)
Baru keluar dari oven... ^^
To Make Frosting: Combine 3 tablespoons butter, 3 tablespoons cocoa, 1 tablespoon
honey, 1 teaspoon vanilla, and 1 cup confectioners' sugar. Frost brownies while they
are still warm.
Untuk membuat frosting: campur butter, cocoa, madu, vanila, dan gula halus (icing sugar). Beri brownies frosting saat masih hangat. (Saya ga coba bikin frostingnya, tapi cukup taburi keju parut). Kabarnya frosting ini rada liat, kalo terasa liat, coba tambahkan krim kental atau susu cair ke dalamnya...

Hasilnya dapat sekitar 30 mini cupcake

Brownies yang gagal, angus bo.. :'(
Rasanya, kering di luar, fudgy and chewy di mulut. Selamat mencoba... ^^v

Oia, saya bikin dalam bentuk mini cupcake. Satunya loyang dengan ukuran 16 cup, satu lagi single cup. Nah, saat menggunakan single cup, semuanya di susun di atas pan yang berwarna hitam, timer di set 10 menit lebih dikit (lamanya sama dengan loyang satu lagi, tapi loyang 16 cup ditaroh di atas wire rack). Eh, ternyata, gosong. Rupanya penyebabnya adalah warna dari si pan tersebut. Hitam kan nyerap panas lebih cepat dan menahannya lebih lama. Jadi saya sarankan klo pake pan hitam atao loyang warna gelap, waktu memanggangnya lebih cepat dari yang ditulis resep. Ato seenggaknya pake test tusuk gigi, klo ga ada adonan yang tertinggal saat kue ditusuk, berarti dah mateng.

Si tersangka pembuat browniesku gosong


Saturday, 25 February 2012

Seri Kreasi Sendiri (Saus Coklat)

Ini secara kebetulan nemu idenya. Sejak ketemu kado nikah berupa frying pan datar, jadi hobi banget bakar-bakar. Mulai dari roti sampe pisang. Biasanya roti atawa pisang bakar dikasih susu kental manis plus meses plus keju. Nah, kemaren terbersit ide mo nambahin sesuatu berbau coklat tapi si meses kebetulan abis. Jadi saus coklat jadi-jadian...

Mau tau caranya gimana? Mau tau? Kita akan lanjutkan setelah yang lewat ini, ups... ^^
Okeh, tanpa perlu basa-basi berikut step2nya, slamat mencoba!!!

Alat: Mangkuk tempat ngaduk2, sendok

Bahan:
(Takaran sesuai kebutuhan)
1 sdm coklat bubuk
3 sdm gula halus (karena gula halus lebih mudah larutnya)
2 sdm susu cair (ato mau lebih enak krim kental, cuman saya lagi ga nemu yang halal di pasar terdekat)
1 sdm mentega leleh

Cara:
Aduk semua bahan sampai tercampur rata. Jadi deh, saus coklat jadi2an... ^^

Friday, 24 June 2011

Omelet Kentang Keju

Sebenernya ini buat lauk klo kepepet, hehe... Secara bikinnya gampang tapi rasa, ga gampangan :p

Jadi apa yang musti dipersiapkan nih?

Alat:
Penggorengan
Whisk/ pengocok telur/ sendok garpu
Mangkok

Bahan:
2 butir telur ayam/ telur itik/ telur ayam kampung atau 10 butir telur puyuh (yg terakhir belum pernah nyoba)
20g Keju parut
1 batang daun bawang
1 buah wortel dipotong dadu
Kentang, kira2 juga banyaknya (abis gedenya kentang bervariasi, pake setengah kentang medium juga oke)
50 ml susu cair
1/2 sdt garam (optional)
1 sdm Margarin buat menggoreng (lebih enak pake margarin daripada minyak sayur)

Cara bikin:
Aduk semua bahan dalam mangkok mengunakan whisk/pengocok telur/ sendok garpu sampai tercampur rata.
Panaskan wajan penggorengan beri margarin, goreng sampe matang...

Kalo perlu adonan dibagi dua biar ga kesusahan waktu membalik omeletnya...

Selesai... Sajikan panas2, beri taburan keju parut.. Hmmmmm... Endang gulindang :q

Saturday, 14 May 2011

Truffle Ganache

Yippie! Kemaren nyoba bikin coklat truffle ganache yang ada di buku resep sembari menunggu cetakan praline datang.

InsyaAlloh, saia mo nyoba jualan chocolate candy, praline, fudge dan truffle. Mumpung mo lebaran, hehe..

Nah, kemaren dah nyoba resep ini: Milk Truffle Ganache.
Caranya:
1) Jerang 80ml heavy cream dengan 20g butter. Aduk, jaga jangan sampe hangus. Setelah tercampur rata, matikan api lalu masukkan potongan 200g white choco. Aduk sampe coklat meleleh. Dinginkan.
2) Setelah dingin, kocok sampe setengah mengembang (jadinya kental banget). Tutup dengan plastik, dinginkan dalam kulkas. Biarkan semalaman ato sampai keras.
3) Bentuk bulet2. Nah, dibagian ini saia guagaaaaal... Begitu ganache dibentuk di tangan, dia jadi agak meleleh. Jadinya susah dibentuk. Ternyata ada triknya!
  • Pake sendok yang dipake buat bikin bulet2an buah. Trus ditaruh di kertas roti, bulatkan disono biar lebih bagus
  • Sewaktu masih kental (sebelum dimasukkan ke kulkas), masukkan ke dalam kantong segitiga, semprotkan ke atas kertas roti. Baru deh masuk kulkas... Setelah keras, baru dibentuk bulet2
  • Ato, kalo masih pengen pake tangan. Cuci tangan dan bilas dengan air es, biar tangannya dingin jadi ganache ga mudah leleh. Bikin buletan dengan cepat, as quick as you can..
4) Finishing: pake taburan choco powder, kacang2an, atau coklat leleh...
5) Siap disantap, lebih enak klo dingin...

Tapi klo menurut saia, rada creamy. Secara white choco kan berlemak tambah lagi butter. Duh, makan satu, udah, stop. Mungkin ga usah ditambahi butter aja biar lebih enak di perut. Atau bikin dark truffle ganache aja kali ya... Biar manisnya pas...

Yup, slamat mencoba, klo ada yang pengen nyoba ^^

Saturday, 19 December 2009

Garlic Bread

*picture from cybereat.com

Gara-gara liat iklan Deli Crunch, jadi penasaran cara mbikin Garlic Bread. Klo diiklan pake bom, then what is the right way actually?

Nah, tadi nonton Everyday Italian di Channel5. Akhirnya terungkap juga caranya. Okeh, this is how we do it!

Alat:
- Oven
- Food processor/mixer, kalo mau manual juga boleh (pake ulekan, buat halusin bawang putih, trus pake garpu untuk menghaluskan butter)

Bahan:
- Roti Prancis
- Unsalted Butter (mentega tawar) 200gr
- Bawang putih 6 siung
- Daun Rosemary secukupnya
- Daun mint seadanyanya
- Daun oregano sedikit banyak, klo bisa oregano italia punya (indonesia ada ga ya?)

Cara bikin:
1/ Potong serong roti prancis, sisihkan

2/ Campur butter, daun-daunan, dan of course garlic atawa bawang putih ke dalam food processor/mixer/cara manual

3/ Oleskan campuran tersebut ke atas roti prancis

4/ Panggang di dalam oven dengan suhu 150 derajat selama 5 menit

Hmmm... crunchy and delightful!

Thursday, 3 December 2009

Calamari!

*picture by wikipedia*

Tiba-tiba teringat Calamari. Jadi pengen bikin. Teman-teman tau Calamari itu apa? Calamari berasal dari bahasa Minang yang berarti malam hari atau hari gelap atau mendung. bentuk awalnya "kalam hari". Kadang bahasa Minang mirip sama bahasa Perancis. Dimana huruf "h"-nya tidak diucapkan. Sehingga "kalam hari" itu jadi "kalam ari". Biar keren dikit, jadilah "calamari".

Baiklah, cukup dengan prolog ngaco-nya. Sebenarnya calamari itu makanan mediteranian people.

Ada resep kecil-kecilan sih... Ga tau original recipe sana bikinnya gimana.

Alat:
Panci/wajan untuk menggoreng

Bahan:
Cumi-cumi
- tepung maizena 3 sdm
- lada hitam secukupnya
- garam 1/2 sendok makan
- bubuk bawang putih 1/2 sendok makan

Telur ayam 1 biji, kocok lepas
Tepung panir/roti
Minyak goreng

Caranya:
Bahan tepung dicampur semua, kecuali tepung roti.
Lalu guling-guling cumi-cumi di bahan tepung tersebut.
Celupin cumi bertepung ke telur yang telah dikocok lepas.
Lalu guling lagi di tepung roti.
Panaskan minyak, dan goreng hingga matang.
Sajikan hangat pake saus tomat atau sambal.

Hmmm.... Ajiiib...

Tapi ini bisa dikreasikan. Misal ga ada bubuk bawang putih, yawda, bawang putihnya di halusin aja (sebanyak 1/2 sdm). Ga ada lada hitam, bagusnya pake itu sih, ganti sama apa yang ada aja. Misal Roy*o.

Tuesday, 3 November 2009

Simpler Better

Hyakhyakhyak.. Ups, akhwat kok ngakak?
Jadi gini, kemaren adalah perdananya seorang iLma masak kue brownies kukus! Resep yang didapat pun dari internet. Silahkan klik link ini...

Kadang itulah kita. Think so complicated. Kadang kita anggap sesuatu yang perfect comes from a very complex things or even expensive. Padahal ga musti gitu.

Simpler, better. Nah, inilah yang terjadi sodara-sodara. Resepnya bener-bener minimalis dan lumayan mudah dan relatif murah bahan2nya. Ga perlu mixer. Ga perlu oven. Sayang ga ada gambar brownies yang kubikin... Jadi pake tampilan gambar yang di resep aja ya..


Seperti yang telah terungkap dengan gamblang pada paragraf pertama, kemaren, alhamdulillah, brownies kukusku yang sepertinya kurang meyakinkan bentuknya saat masih mentah cukup membuat orang yang nyoba suka.

Memang sih, ada dikit modifikasi dari resep yang ada di link di atas. Aku bagi adonan jadi 2 bagian. Bagian pertama dikukus sekitar 10 menit. Lalu ditaburi meses. Kemudian tutup dengan setengah bagian lagi. Masak hingga matang. Tes dengan tusuk gigi baru, jangan bekas, kasian yang makan ntar, hehe. Kalo dah ga lengket berarti dah matang.

Jangan lupa, berhubung kita ngukus, tutup dandang diberi serbet agar uap air ga netes ke adonan kue kita.

Berikut endorsement dari yang nyicip:
"Lebih lembut dari brownies Bu Ita." - Ni I
"Bisa nih, ima jual kue." - Bang Dedi
"Lebih lembut dari brownies Ta**d**i." - Nanda
"Beneran ima yang bikin??? Tambah lagi ya.." - Tinorma
"Mmm.. Enak.. Enak.." - Pak Budi S.

Hehe... Narsis abeeess....

Thursday, 19 June 2008

Kebab Turki

Kebab Turki Baba Rafi The Menu
Sabtu, 14 Juni 2008 adalah hari pertama aku mencoba salah satu makanan yang diberi nama Kebab Turki. Apakah makanan ini berasal dari Turki? Jawabannya sama sekali BUKAN! Makanan ini asalnya dari kompor, hehe, kayaknya jawaban ini ga masuk akal juga. Jawaban yang benar adalah dari Allaah.. Kan Allaah lah yang menciptakan sayur-sayuran atau sapi yang menjadi bahan dasar isi Kebab.

Tapi kebab Turki yang aku coba ga mirip sama Kebab yang ada di wikipedia, kaya'nya enakan yg di Wiki.. Kebab nya di sate. Daging yang dipakai bisa daging kambing, sapi, ayam , atau pun ikan.

Yang aku makan waktu itu adalah Kebab Turki Baba Rafi. Kebab Turki Baba Rafi ini semacam franchise seperti KFC, Pizza Hut, Ultra Disc, dll.
Awalnya Kebab Turki Baba Rafi ini ada di Surabaya, lalu merambah ke mana-mana dan sampailah di Batam. Kayaknya baru satu cabangnya di sini.
Bagi yang pengen berkunjung dan mencoba, datanglah ke Panbil Mall. Sayangnya, tempatnya kurang strategis, di depan Rumah Makan Ambun Pagi.
Salah satu ciri khas yang disampaiakn oleh pemilik Kebab Turki ini adalah gerobaknya. Hmmm... pdhal tukang sate, tukang bakso, juga pake gerobak..

Kebab sebelum digulung

Daging kebab yang lagi dipanasi...

Kebab belum mateng

Kebab yang siap untuk disantap...

Rasane: uenak tuenan... Penasaran mau coba? beli ajah.. Kalo ga ada di daerah kamu... sayang sekali anda belum beruntung, hehe...

Oia, aku punya tips cara makan kebab ini yang asik (soalnya udah dua orang temanku makannya belepotan, hehe.. Yang merasa jangan marah ya..)
1. Berhubung kebab ini dibungkus dengan "kertas", manfaatin ajah
2. Buka dikit-dikit, tapi ati-ati jangan sampai kemakan kertasnya...
3. Trus hap... tinggal menikmati Kebab yang uenak..

Oia, numpang jualan, silahkan kunjungi kios hamasah, mudah-mudahan ada yang disuka... ^^